Lacak.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali memberikan program mudik gratis jalur laut sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi warga di wilayah kepulauan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Program mudik gratis ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kabupaten Sumenep, dengan menghadirkan layanan transportasi laut dan darat, memudahkan warga dalam menyambut Idul Fitri.
Keberangkatan pertama dilakukan pukul 07.00 WIB oleh KM Express Bahari 9C menuju Kangean, membawa 401 penumpang, termasuk seorang bayi. Tak lama berselang, KM Sabuk Nusantara 91 berangkat menuju rute Kangean–Sapeken dengan 156 penumpang, sementara KMP Dharma Kartika menunaikan rute Raas–Jangkar dengan 309 penumpang.
Program tersebut disambut positif oleh masyarakat karena dinilai sangat membantu warga yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa harus terbebani biaya transportasi yang tinggi.
Selain membantu mengurangi beban biaya perjalanan, program tersebut juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perjalanan mudik.
“Alhamdulillah program mudik gratis ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya warga Kepulauan. Terima kasih Bapak Bupati Achmad Fauzi atas kepeduliannya kepada warga Kepulauan,” kata Rahman salah satu warga pulau Sapeken saat ditemui wartawan, Jum’at (13/03/2025).
Sementara Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, mengatakan program ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.
“Program mudik gratis jalur laut ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama warga kepulauan yang setiap tahun menghadapi kendala biaya transportasi saat ingin pulang kampung,” ujarnya.
Dzulkarnain menjelaskan sejak H-10 hingga H-8, jumlah penumpang tujuan kepulauan cukup signifikan, menandakan antusiasme masyarakat yang luar biasa. Secara keseluruhan, tercatat ribuan warga memanfaatkan program ini: 1.267 orang ke Kangean, 637 ke Raas, 412 ke Masalembu, 280 ke Sapeken, 278 ke Sapudi, dan 4 orang ke Jangkar.
“Situasi di pelabuhan terpantau kondusif, aman, dan lancar, ini menandakan kesiapan pemerintah dalam memberikan layanan terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.
Program mudik gratis jalur laut ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam meningkatkan pelayanan transportasi, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Selain transportasi laut, warga Sumenep yang berada di Jakarta pun di fasilitasi angkutan darat, memastikan semua jalur pulang kampung terlayani dengan baik. Mudik gratis ini lebih dari sekadar perjalanan: ia menjadi simbol kepedulian, penghubung keluarga, dan bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat.
Penulis: Liel
Editor: Bahri









