SUMENEP, Lacak.co.id – Komisi IV DPRD Sumenep desak kepolisian usut tuntas kasus pembuangan bayi di Puskesmas Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (13/2/2023).
Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Akis Jazuli mengatakan peristiwa tersebut membuat nama baik dunia pendidikan tercemarkan.
“Saya minta pihak Kepolisian segera mengungkap ayah dari bayi itu. Sebab dia sudah melecehkan dan merendahkan martabat wanita,” tegas Akis kepada media.
Menurut politisi Nasdem itu, diharapkan yang ditetapkan sebagai tersangka tidak hanya ibunya. Sebab kemungkinan ada alasan lain dia tega membuang bayi yang baru dilahirkannya.
Apalagi, bayi perempuan yang diduga dilahirkan dan dibuang oleh inisial AF, diketahui masih berstatus pelajar dan masih duduk di bangku kelas 9 sebuah SMA di Sumenep.
“Kasus ini membuat masyarakat khawatir, tertuma orang tua yang anak gadisnya masih menimba ilmu di dunia pendidikan. Dalam waktu dekat kami berencana akan segera memanggil Kepala Sekolah tempat korban belajar, Kacabdin Jawa Timur, Kepala Dinas Pendidikan, Polres Sumenep, Dinas Sosial, dan Kepala Puskesmas Batuan,” janjinya.
Diberitakan sebelumnya, Polres Sumenep akhirnya menetapkan seorang tersangka atas penemuan bayi di lingkungan Puskesmas Batuan, pada Minggu (12/2/2023) sekitar pukul 12.45 WIB. Terduga bernisial AF (18) warga Perum Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.
Inisial AF dicurigai melakukan pembuangan bayi melalui bukti rekaman kamera pengintai atau CCTV di lokasi kejadian.
Reporter : Rd
Editor : Bahri









