SUMENEP, Lacak.co.id – Rentetan panjang kasus pelecehan hingga kekerasan seksual yang terjadi akhir-akhir ini telah mencoreng reputasi dunia pendidikan tanah air.
Ruang sekolah, bahkan pondok pesantren yang seharusnya menjadi ruang aman bagi siswa untuk menimba ilmu pengetahuan kini tidak lagi menjadi tempat aman dan ‘steril’ dari predator seksual.
Berdasarkan data yang dihimpun media Lacak.co.id terkait kekerasan seksual di lingkungan pendidikan dalam rentang waktu dua bulan ini di Kabupaten Sumenep menjadi perhatian khusus, sehingga membuat Ketua PAC Pergunu Pragaan angkat bicara.
“Kami sangat mengecam keras tindakan oknum guru yang melecehkan muridnya. Kami sangat menyayangkan hal itu terjadi,” tegas Rahmatullah, Rabu (15/2/2023).
Ia mengatakan, kelakuan oknum guru yang disangka melakukan perbuatan asusila bukanlah cerminan seorang manusia yang bermoral luhur, karena hal seperti ini tidak seharusnya dilakukan, apalagi oleh seorang tenaga pendidik.
“Perbuatan yang dilakukan oknum guru itu sangat tidak mencerminkan profesi yang diemban dan jelas telah mencoreng dunia pendidikan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, kasus pelecehan terhadap anak didik di Sumenep bukanlah baru pertama kali terjadi, namun beberapa bulan sebelumnya juga sudah terjadi kasus pelecehan oleh oknum guru.
“Kami akan memantau kasus ini sambil berkoordinasi dengan ketua PC Sumenep. Ini harus menjadi perhatian penting, jangan sampai kasus seperti ini terjadi lagi,” katanya.
Reporter : Rd
Editor : Bahri









