Santri Tiga Ponpes di Sumenep Nyoblos di Pondok Pemilu 2024

  • Whatsapp

SUMENEP, Lacak.co.id Santri di tiga Pondok Pesantren di Sumenep, Madura, Jawa Timur, bakal menggunakan hal pilihnya di Pondok pada hari H pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024.

Hal itu menyusul, setelah tiga Ponpes tersebut mengajukan pembentukan tempat pemungutan suara (TPS) khusus di Pemilu 2024 kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep.

Bacaan Lainnya

Tiga Ponpes tersebut yaitu Annuqoyah dan Al-Isaf Kalaban, Kecamatan Guluk-Guluk, serta Al-Amin Parenduan, Kecamatan Paragaan.

”Ponpes yang lain ketika kami datangi, menyampaikan akan memulangkan santrinya di hari H supaya dapat menggunakan hak pilihnya di tempat asal,” kata Komisioner KPU Sumenep Divisi Perencanaan dan Data Syaifurrahman, Rabu (22/3/2023).

Syaiful menerangkan, usulan TPS dari Ponpes itu merupakan tindak lanjut dari sosialisasi KPU tentang pembentukan TPS khusus. TPS khusus merupakan upaya KPU untuk menfasilitasi pemilih yang tidak bisa menggunakan hak politiknya di daerah asal pada saat hari H pemungutan dan penghitungan suara.

”Pasca sosialisasi tidak ada Ponpes yang mengajukan. Kemudian KPU jemput bola dengan mendatangi Ponpes-Ponpes, sehingga dari beberapa Ponpes hingga tanggal 19 Maret kemarin ada tiga yang mengajukan,” ungkapnya.

Dalam surat pengajuan pembentukan TPS khusus oleh tiga Ponpes tersebut juga disertakan daftar calon Pemilih. Namun, untuk Annuqayah hanya santri di luar Sumenep yang difasilitasi TPS khusus.

”Untuk santri asal Sumenep akan dipulangkan di hari H,” ucapnya.

Selain Pondok Pesantren, tambah Syaiful, KPU juga menerima pengajuan pembentukan TPS khusus di Rutan Kelas II B Sumenep. Seluruh data warga yang akan memilih di TPS khusus baik santri di Ponpes maupun warga binaan di Rutan akan terus dipantau sebab berpotensi mengalami perubahan.

”KPU sudah menindak lanjuti pengajuan TPS khusus itu dengan menyampaikannya ke KPU RI melalui KPU Provinsi Jawa Timur. Karena penetapan TPS khusus ini merupakan otoritas dari KPU RI,” pungkasnya.

 

 

Reporter : Rd
Editor : Bahri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *