SUMENEP, Lacak.co.id – Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, berhasil amankan 21 Kg serbuk yang diduga bahan peledak (Handak) dan satu pelaku diamankan, Selasa (28/3/2023).
Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, melalui Kasat Reskrim AKP Irwan Nugraha.,S.H mengatakan bahwa dalam Operasi Pekat Semeru 2023, tim Resmob Polres Sumenep berhasil mengamankan satu orang pelaku yang membawa dan menjual bahan peledak (Handak) beserta barang buktinya.
“Barang bukti (BB) yang berhasil diamankan adalah sebanyak 21 Kg serbuk yang diduga bahan peledak (Handak),” kata AKP Irwan.
Diketahui pelaku berinisial AM (40) warga Dusun Tengginah Desa Batang-batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.
Penangkapan terhadap AM ditangkap dirumahnya pada hari Minggu tanggal 26 Maret 2023 sekitar pukul 19.00 Wib.
Sebelum penangkapan sekitar pukul 18.30 wib tim Resmob yang dipimpin Kanit Resmob melaksanakan penyelidikan terkait keberadaan handak tersebut, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang orang yang menjual/membuat handak, tim Resmob langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku yang membawa barang untuk dijual.
Setelah dilakukan pengeledahan dirumah pelaku ditemukan beberapa handak yang terletak di belakang rumah yakni di tempat penyimpanan rumput kering.
“Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Sumenep guna penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya Pelaku dijerat pasal 1 Ayat (1) UU. Darurat No. 12 Tahun 1951.
“Dengan bunyi barang siapa yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasi, membawa, mempunyai, persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia bahan Peledak,” jelasnya.
Reporter : Oong
Editor : Bahri









