SUMENEP, Lacak.co.id – Puluhah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Segitiga Desa (GPS DESA) melakukan Aksi penggalangan dana sebagai bentuk tuntutan perbaikan jalan poros desa gapura tengah menuju desa tamidung.
Peluhan masa Aksi melakukan penggalangan di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep dengan menggunakan gayung, bendera kecil, serta kursi selanyaknya penggalangan dana untuk masjid yang dilakukan di pinggir jalan yang lumlah di lakukan di pedesaan.
Dalam orasinya Nur Hayat menyampaikan aksi penggalangan ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah kabupaten Sumenep.
“Hari ini adalah bentuk kekecewaan kita terhadap pemerintah kabupaten Sumenep, aksi penggalangan dana satu hari satu malam akan kita laksanakan di depan kantor dinas PUTR kabupaten Sumenep,” ujarnya.
Hayat juga menambahkan aksi ini juga sebagai bentuk kritikan terhadap pemerintah kabupaten Sumenep yang selalu beralasan tidak memiliki anggaran.
“Aksi ini sebagai bentuk kritikan terhadap pemerintah yang selalu beralasan tidak memiliki anggaran, sebagai bentuk kritikan bahwa jalan kita masih dibiarkan rusak parah”
Jalan yang yang menjadi salah satu akses masyarakat yang mengubungkan antara desa gapura tengah menuju desa tamidung ini sudah 14 tahun mengalami kerusakan.
Menanggapi aksi yang digelar di depan Dinas PUTR, Agus Ady Hidayat Kepala Bidang Bina Marga yang menemui masa aksi menyampaikan bahwa bagaimana pun caranya pihaknya akan tetap mengupayakan anggaran untuk perbaikan jalan tersebut dapat tersedia.
“Sesuai Dengan diskusi audiensi mulai dari di kantor PEMKAB sampai dengan di DPR, kita akan tetap mengupayakan anggaran itu dapat tersedia”
Massa aksi menyampaikan beberapa tuntunya diantarnya menghotmex selurus jalan Gapteng-Tamidung sebagai jalan Kabupaten maksimal terealisasi pada tahun 2024
Menganggarkan 1 Miliar di PAK 2023 sebagaimana telah di sampaikan pada audiensi di yang melibatkan KOMISI III dan Dinas PUTR Kemarin, dan segera memperbaiki jalan yang rusak parah sebelum PAK 2023 terealisasi.
“Apabila beberapa tuntutan tidak terpenuhi kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi,” ancamnya.
Penulis : Oong
Editor : Bahri









