OLAHRAGA – Berlaga di Stadion Olimpiade Ataturk, Istanbul, Turki, Ilkay Gundogan cs berhasil keluar sebagai juara Liga Champions dengan kemenangan skor tipis 1-0 pada Minggu (11/6/2023).
Manchester City berhasil mengandaskan perlawanan dari Inter Milan setelah gol kemenangan The Citizens dicetak oleh Rodri di menit ke-68.
Bukan tanpa perlawanan dari Inter Milan, dalam laga final tersebut pasukan Simoni Inzhagi sekuat tenaga menyamakan skor, namun tidak membuahkan hasil. Pada akhirnya Manchester City-lah yang keluar sebagai juara Liga Champions.
Gelar Liga Champions ini terasa spesial bagi The Citizens. Karena, baru pertama kalinya dalam sejarah klub mereka bisa merasakan menjadi raja kompetisi tertinggi Eropa.
Selain itu, trofi Liga Champions juga melengkapi raihan treble atau tiga gelar bergengsi dalam satu musim. Pada musim ini, Manchester City berhasil menjadi juara di tiga kompetisi top yaitu Liga Inggris, Piala FA dan Liga Champions.
Treble winner mereka menyamai prestasi yang dibuat Manchester United pada 1998/1999 silam.
Jalannya pertandingan antara Manchester City melawan Inter Milan berlangsung ketat sejak menit pertama.
City memegang kendali dengan memainkan bola dari kaki ke kaki, ketika mereka kehilangan bola. Para pemain langsung melakukan pressing yang merepotkan Inter Milan.
Tekanan dari City justru berkurang setelah itu. Babak pertama Inter Milan beberapa kali mendapat kesempatan untuk melakukan counter. Sayangnya organisasi permainan Nerazzurri masih belum rapi yang membuat serangan-serangan mereka mudah dipatahkan.
Pada menit ke-27, City mendapatkan peluang emas pertamanya. Kerja sama antara Kevin De Bruyne dan Erling Haaland hampir membuahkan hasil. Haaland membawa bola hingga memasuki kotak penalti dan langsung melepaskan tendangan keras. Beruntung tendangan tersebut terarah ke tengah dan tak terlalu menyulitkan Andre Onana.
Tak lama setelah itu, giliran Kevin De Bruyne yang mendapatkan peluang. Pemain asal Belgia itu mendapat ruang di luar kotak penalti yang bisa dimanfaatkan untuk shooting langsung, tendangan itu juga masih bisa ditangkap oleh Andre Onana.
Hingga pertandingan babak pertama berakhir, skor masih sama kuat 0-0.
Pada babak kedua, tempo pertandingan menurun. Bola lebih banyak diperebutkan di lini tengah kedua tim.
Saat City melakukan serangan pada menit ke-66 akhirnya berbuah hasil, Rodri muncul sebagai pahlawan dengan golnya di menit ke-68. saat Bernardo Silva memberikan umpan, skor menjadi 1-0.
Tertinggal 0-1, Inter Milan mencoba keluar menyerang, beberapa kali Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez mendapatkan peluang. Namun, peluang terbuang percuma. City mampu mempertahankan keunggulan tersebut sampai menit akhir babak kedua Pluit berbunyi.
Penulis : Ari
Foto: (FRANCK FIFE / AFP)









