Pemkab Sumenep Luncurkan Mobil Online Layanan Kependudukan

  • Whatsapp

SUMENEP, Lacak.co.id Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dukcapil setempat telah meluncurkan mobil online layanan kependudukan.

Mobil online Layanan kependudukan ini bertujuan untuk mempermudah dan memaksimalkan pelayanan kependudukan di Kabupaten Sumenep.

Bacaan Lainnya

Bupati Sumenap Achmad Fauzi menyampaikan sudah waktunya pelayanan untuk didekatkan kepada masyarakat, mengingat ada beberapa karakter masyarakat yang kadang malas keluar rumah.

“Sudah waktunya pelayanan itu kita dekatkan lebih dekat lagi. Ada beberapa masyarakat yang karakternya, bisanya mereka malas untuk keluar rumah,” kata Fauzi.

Bupati juga menambahkan dengan adanya mobil online layanan kependudukan ini masyarakat dapat mengurus dokumen-dokumen kependudukan ketika ada acara event-event atau keramaian.

“Jadi mobil online pelayanan kependudukan ini bisa online dimana saja. Sehingga saya berpikir kapanpun mereka di suatu tempat bisa mengurus dokumen-dokumen kependudukan. Misalnya ada pengajian lalu mobil online juga hadir. Nah itu yang memang coba saya dorong sehingga nanti mobil ini selalu ada di keramaian keramaian untuk mempermudah akses pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Terakhir bupati juga menambahkan dengan adanya pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat, dapat menunjukan bahwa Bupati semakin dekat dengan masyarakat.

“Pelayanan yang dekat kepada masyarakat itu menunjukkan bahwa semakin dekat bupati dengan masyarakat yang dikatakan bupati itu dekat dengan masyarakat adalah kebijakannya yang dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

Sementara Kepala Dukcapik Sumenep Ach. Syachwan Effendy, menyampaikan adanya mobil layanan ini dalam rangkan mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat dan dapat benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang mungkin belum sempat datang ke pelayanan di kecamatan, MPP, atau pun di desa.

“Jadi, ini dalam rangkah mendekat pelayanan kepada masyarakat sehingga benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang mungkin belum sempat datang ke pelayanan di kecamatan maupun di MPP ataupun ke petugas kita di desa,” paparnya.

 

 

Penulis: Oong
Editor: Bahri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *