Bersama Baznas, Bupati Sumenep Komitmen Tingkatkan Pendidikan

  • Whatsapp

SUMENEP,Lacak.co.id Bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep, Baznas berkomitmen dukung peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan pengentasan kemiskinan di ujung timur pulau Madura.

Peningkatan SDM salah satunya melalui dukungan biaya pendidikan yaitu pemberian beasiswa kepada mahasiswa kurang mampu.

Komitmen Baznas Kabupaten Sumenep untuk mendukung program Pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) melalui pemberian bantuan pendidikan seperti beasiswa menjadi program berkelanjutan.

Pada tahap pertama di tahun 2024 ini bantuan beasiswa cendekia dari baznas diserahkan oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsoyudo bertempat di Pendopo Keraton Sumenep berkolaborasi dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) yang dikemas dengan “Komite Sapa Bupati”.

“Semoga bermanfaat terus semangat belajar” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsoyudo, saat menyerahkan bantuan beasiswa cendekia dari Baznas di pendopo Keraton Sumenep, Senin (23/09/2024).

Menurut Ketua BAZNAS Kabupaten Sumenep, Syukri, penyerahan Beasiswa Cendekia tahap pertama tahun 2024 ini merupakan komitmen nyata Baznas Sumenep terhadap pengembangan SDM melalui dunia pendidikan.

“Hari ini kami menyerahkan Beasiswa Cendekia yang dikemas dengan acara ‘Komite Sapa Bupati’. Ini merupakan hasil kolaborasi kami dengan DPKS,” kata Syukri.

Pemberian bantuan beasiswa kepada mahasiswa kurang mampu ini diharapkan mendorong para penerima beasiswa agar lebih semangat belajar dan mengejar cita-citanya sehingga kalau sudah lulus menyandang status sarjana dan menularkan keberhasilannya kepada generasi yang lain.

Selain bantuan beasiswa yang merupakan realisasi dari program Baznas “Sumenep Cerdas”, Baznas juga berkomitmen membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program “Sumenep Makmur” yaitu pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kami sudah dan akan terus menjalankan dua program tersebut untuk menekan dan menghilangkan kemiskinan di Kabupaten Sumenep” terang Sukri.

Program pemberdayaan dan peningkatan SDM melalui bantuan biaya pendidikan dan bantuan modal usaha bagi usaha mikro, kecil dan menengah akan terus menjadi program berkelanjutan dan berkesinambungan setiap tahun.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *