SUMENEP,Lacak.co.id – Hairul Anwar Anggota Komisi I DPRD Sumenep, menyoroti kinerja Inspektorat pasca penangkapan oknum pegawai berinisial J yang diduga melakukan pemerasan bersama seorang anggota LSM.
“Kasus ini mencoreng integritas Inspektorat sebagai lembaga pengawas keuangan negara,” kata Hairul Anwar, Kamis (5/5/2025).
Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Sumenep menilai tindakan tersebut menunjukkan rendahnya moral dan integritas oknum yang terlibat.
“Pegawai yang melakukan pemerasan terhadap desa adalah tindakan amoral, tak berintegritas, dan jelas melanggar hukum. Apalagi berasal dari institusi yang berkaitan langsung dengan objek audit,” tegas Hairul.
Ia juga mengingatkan bahwa kasus ini bisa jadi hanya puncak gunung es. Masih ada kemungkinan keterlibatan oknum lain di tubuh Inspektorat yang belum terungkap. Oleh karena itu, Hairul mendesak dilakukan penyelidikan menyeluruh.
“Perlu diselidiki secara keseluruhan. Jangan sampai hanya satu orang yang dijadikan tumbal, sementara yang lain aman,” tambahnya.
Hairul mendorong Bupati, Wakil Bupati, Sekda, hingga pimpinan Inspektorat untuk melakukan evaluasi total terhadap seluruh pegawai, terutama auditor.
Ia menekankan pentingnya memilih pegawai yang bermoral, berintegritas, dan taat hukum.
“Ini menjadi tugas berat pimpinan daerah. Saatnya bersih-bersih dan memperkuat pengawasan internal. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang dan mencoreng nama baik institusi,” tandasnya.
Hairul juga menyoroti minimnya jumlah auditor di Inspektorat, yang tidak sebanding dengan beban kerja yang mencakup ratusan desa, kecamatan, dan OPD. Ia khawatir hal ini membuka celah terjadinya praktik curang.
“Evaluasi bukan hanya soal integritas, tapi juga jumlah personel. Jangan sampai karena kekurangan SDM, terjadi kongkalikong dengan pihak yang diaudit,” tegasnya.
Penulis: Liel
Editor: Bahri









