SUMENEP, Lacak.co.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumenep melakukan aksi demo ke kantor DPRD setempat, Jum’at (11/02/2022).
Kedatangan puluhan mahasiswa terkait tentang surat permintaan fasilitas tempat dan akomodasi Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep kepada Kepala SKK Migas perwakilan Jawa, Bali, Nusa Tenggara (Jabanusa) yang ditandatangani langsung oleh salah satu pimpinan DPRD.
Dengan adanya surat permintaan fasilitas tempat dan akomodasi tersebut, mahasiswa menduga adanya syarat gratifikasi yang dilakukan 14 oknum anggota dewan, dengan rincian 12 untuk pimpinan beserta anggota, dan 2 untuk staf.
“Dalam surat itu jelas tidak sesuai dengan julukan sebagai wakil rakyat. Jadi, kami meminta Badan Kehormatan menindak tegas,” teriak Ketua DPC GMNI Sumenep, Robi Nurrahman.
Menurut Robi, DPR dipilih langsung oleh rakyat dan difasilitasi oleh negara. Jadi, harus bekerja dengan baik tidak boleh nunggu suntikan fasilitas dari luar.
“DPR tidak boleh seperti itu, kan sudah dibiayai dan difasilitasi oleh negara. Apa masih kurang dengan fasilitas yang sudah ada. Dalam perintah undang-undang MD3 pasal 373 memerintahkan DPR harus mementingkan kepentingan rakyat, kepentingan negara melebihi kepentingan pribadi, kelompok bahkan kepentingan partainya,” paparnya.
Keberadaan surat permintaan fasilitas tempat dan akomodasi Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep kepada Kepala SKK Migas perwakilan Jawa, Bali, Nusa Tenggara (Jabanusa) dinilai melanggar fungsi dari pada anggota DPR itu sendiri.
“DPR berfungsi sebagai pengawasan, kontroling dan fungsi badgeting,” ujarnya.
Berselang beberapa menit kemudia massa aksi diminta hearing oleh DPRD Sumenep, dan ditemui langsung oleh Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Sumenep K. Sami’oeddin
Sementara, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Sumenep K. Sami’oeddin berjanji akan segera menindaklanjuti tuntutan mahasiswa.
“Tuntutan mahasiswa akan kita proses. Karena saat ini sebagian anggota dewan ada diluar kota, jadi akan dimulai sejak hari Senin yang akan datang,” singkat anggota Komisi IV DPRD Sumenep itu. (Rd/Ari)









