SUMENEP,Lacak.co.id – Sebuah rumah tua milik Nenek Mojia (69), warga Dusun Jurgang, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, roboh hingga nyaris rata dengan tanah setelah diterjang angin kencang.
Akibat peristiwa tersebut, Nenek Mojia yang merupakan ibu dari tiga anak itu terpaksa mengungsi sementara dan tinggal di rumah saudaranya karena kondisi rumahnya sudah tidak layak dan tidak aman untuk ditempati.
Mengetahui musibah tersebut, BAZNAS Kabupaten Sumenep langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi rumah yang rusak sekaligus menyerahkan bantuan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Nenek Mojia didampingi putranya, Mas’ad.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran BAZNAS bersama pemerintah dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
“Kami dari BAZNAS bersama pemerintah hari ini datang menyerahkan bantuan RTLH kepada Nenek Mojia. Semoga rumahnya bisa segera dibangun kembali sehingga beliau dapat menempati rumah yang lebih aman dan layak,” ujar Ahmad Rahman.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, BAZNAS Sumenep turut didampingi oleh tim BPBD Kabupaten Sumenep dan Pemerintah Kecamatan Batuputih untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada penerima dan tepat sasaran.
Suasana haru terlihat saat bantuan diserahkan. Dengan mata berkaca-kaca dan senyum penuh syukur, Nenek Mojia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Terima kasih bantuannya, Pak,” ucap Nenek Mojia.
Melalui program RTLH, BAZNAS Kabupaten Sumenep terus berupaya membantu masyarakat kurang mampu agar dapat memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman, terutama bagi warga yang terdampak bencana maupun kondisi sosial ekonomi yang membutuhkan perhatian khusus. (*)








