SUMENEP, Lacak.co.id – Hari keempat pencarian seorang bocah perempuan berusia tujuh tahun bernama Talita warga Dusun Panggulan, Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tak kunjung ditemukam.
Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan telah dilanjutkan kembali pencarian terhadap jasad bocah korban yang terhayut arus air.
Sebelum pelaksanaan pencarian Kapolsek Saronggi AKP Joni Wahyudi memberikan arahan kepada Tim.
“Sesuai UU 29/2014 untuk misi kemanusiaan saat ini memasuki hari ke 4 rencana tetap akan dilakukan pencarian dan pertolongan atas korban Talita,” ujarnya.
“Berdasarkan hasil musyawarah tadi malam saat ini rencana ada dua giat yakni penyisiran di pinggir pantai dan pencarian di gorong gorong aliran air. Setiap Tim membagi personilnya untuk giat penyisiran baik dipantai dan di aliran sungai,” ujarnya.
Labih lanjut Widiarti menjelaskan pencarian di Laut menyisir pantai Desa Kebundadap Timur, Desa Tanjung, dan Desa Pagarbatu menggunakan perahu rakyat sebanyak 3 perahu dan personil yang ikut dari Polsek, Koramil, BPBD dan DAMKAR, Pemdes.
Untuk Basarnas menyisir perairan Laut dari Pelabuhan Kalianget, Pulau Giligrnting dan Perairan Saronggi, dan tetap melakukan penyisiran di Sungai Batas Desa dan Gorong-Gorong Sungai disetiap tumpukan sampah dan lumpur.
Dalam usaha pencarian tersebut juga dibantu oleh seorang Paranormal (Indigo) yang tidak mau disebutkan Identitasnya.
“Sampai saat ini korban masih belum diketemukan dan kegiatan pencarian akan dilanjutkan besok, namun masyarakat tetap melanjutkan pencarian,” ujarnya.
Sebelumnya, Talita bocah berumur tujuh tahun terseret arus di sungai perbatasan antara Desa Kebundadap Barat dan Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep.
Reportet : Rd
Editor : Ari









