SUMENEP, Lacak.co.id – Foto warga Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menanam pohon kunyit di tengah jalan viral di media sosial, Kamis (24/3/2022).
Postingan warga tanam pohon kunyit di tengah jalan dibagikan pemilik akun facebook @Nafi Djenar.
Gambar dan video ini disertai dengan keterangan.
“Kunyit ajaib, panen raya Desa Lobuk, Dusun Lobuk RT012 RW02. Jalan ini menjadi bukti bahwa terbentang katulistiwa, kunyit ajaib, Ini kejutan, ini perubahan! Hah! Hah!,” tulisnya.
“Gaees ini panen raya, tiba-tiba ada kunyit, ooohhh mantap. Bapak Bupati ada kunyit ajaib tumbuh ditengah jalan, moggo wisata baru-wisata baru, wwwooooaaahhh panen,” sara pada Video unggahan di facebook yang diunggah oleh @Nafi Djenar.
Jalan rusak ditanami pohon kunyit berada di jalan Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Gambar tersebut memperlihatkan sebuah jalan rusak dengan kubangan air.
Tampak ada pohon kunyit persis di tengah jalan. Terlihat juga seorang perempuan berdiri menggunakan pakaian berwarna putih memindahkan pohon kunyit tersebut.
Postingan ini langsung ditanggapi netizen.
Satu diantaranya pemilik akun Facebook @Moh Saleh.
“Perlu kami jelaskan bahwa jalan Raya Lobuk-Pagarbatu-Tanjung adalah wewenang pihak Kabupaten dalam hal perbaikan dan pemeliharaan. Tapi, kami Pemdes sudah 2 kali melakukan tambal sulam dengan Cor. Tapi karena genangan dan lalu lintas kendaraan yang ramai pekerjaan dimaksud tidak bertahan lama. Bahkan kami sudah mengirimkan foto dan video terkait jalan rusak dijalan raya Lobuk kepada pihak terkait, namun belum ada tanggapan hingga saat ini. Jadi, ini perlu kami sampaikan juga untuk menghindari kesalahpahaman terkait wewenang untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan rusak tersebut. Semoga hal ini mendapat perhatian dari pihak yang berwenang. Terima kasih dan mohon maaf untuk semuanya,” tulisnya.
Pemilik akun Facebook @Moh Rais.
“Jalan itu ada kelasnya, ada jalan nasional, wewenangnya kementrian, ada jalan propinsi wewenangnya gubernur, ada jalan kabupaten ya wewenang bupati, ada jalan desa,”
Pemilik akun Facebook @Rifqi Firdaus.
“Bagi yg punya link khusus atau ring 1 Bupati, minta tolong dibisikin. Melalui pihak terkait blm ada respon. Barangkali kalau smpai ke bliau langsung bisa tokcer,” tulisnya.
Pemilik akun Facebook @Buna’i Buna’i.
“Ini pstingan kurang baik, semestinya tidak usah pakai adegan seperti itu, dan itu urusan PemKab Sumenep,karena jln itu menghubungkan antar Kecamatan, ia memang sudah parah jln itu karena saya juga sering lewat,” tulisnya.
Meskipun demikian belum ada reaksi dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.
Reporter : Rd
Editor : Ari









