SUMENEP, Lacak.co.id – Demo 11 April, massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMS) menggeruduk gedung DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (11/4/2022).
Tuntutan massa di antaranya menolak wacana penundaan pemilu 2024 dan perubahan masa jabatan presiden tiga periode, dan memprotes kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax resmi naik dari Rp. 9.000 menjadi Rp. 12.500 per liter.
Selain itu, Mahasiswa Sumenep menuntut DPRD Sumenep ikut andil mengatasi kelangkaan minyak goreng.
Pantauan Lacak.co.id, massa aksi berjalan kaki menuju halaman gedung DPRD setempat pada pukul 15.00 WIB, sambil berorasi, tidak ada satupun anggota DPRD yang menemui mahasiswa.
Merasa kecewa, mahasiswa pun merusak kawat besi dan pintu pagar besi DPRD Sumenep sehingga puluhan mahasiswa berhasil merangsek masuk menduduki halaman DPRD.
Hingga berita ini diterbitkan massa aksi tak ditemui anggota DPRD Sumenep.
Reporter : Rd
Editor : Ari









