Uniba Gelar Wisuda Perdana, 4 Wisudawan Langsung Dapat Beasiswa S2 ke Ceko

  • Whatsapp

SUMENEP, Lacak.co.id 98 Mahasiswa dan Mahasiswa Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur resmi menyandang gelar sarjana pada tahun akademik. Mereka merupakan mahasiswa angkatan pertama pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Sain dan Tekhnologi  di kampus yang didirikan pada tahun 2018 di Bumi Sumekar itu.

Prosesi wisuda dipimpin oleh Rektor Uniba Madura Prof. Rakhmad Khidayat dalam rapat senat yang digelar secara terbuka di Aula Pesantren Gedung Campaka Lantai III. Hadir langsung dalam rapat senat itu Ketua Yayasan Qudsiah Bahauddin Mudhari Prof. Achsanul Qosasi beserta keluarga besar yayasan.

Bacaan Lainnya

Sejumlah pejabat penting di tingkat Pusat dan Provinsi serta dilingkungan Pemkab Sumenep juga hadir pada wisuda perdana tersebut. ”Terima kasih kepada semua pihak yang hadir dalam acara wisuda perdana Uniba. Hadir di hari bersejarah ini pula, Pimpinan dan Dewan Pengawas LPP RRI,” ungkap Rachmad Hidayat dalam sambutannya.

Ia menyampaikan, pada tahun pertama berdirinya Uniba Madura hanya memiliki sekitar 90 mahasiswa. Kemudian di tahun kedua meningkat tajam hingga lebih 300 mahasiswa.

“Hingga saat ini Uniba sudah berjalan empat tahun dan setiap tahun jumlah mahasiswa yang mendaftar terus meningkat. Tahun ke tiga ada 400 orang dan tahun kemarin itu mencapai 700 lebih. Tahun ini, kami targetkan 1000 mahasiswa,” ucapnya.

Kedepan pihaknya akan terus berupaya membesarkan Uniba Madura karena dunia pendidikan menjadi kewajiban yang harus dijalankan. Uniba bertekad untuk mencetak SDM-SDM berkwalitas yang mampu berkontribusi bagi bangsa.

“Untuk itu, kami juga mengirim mahasiswa ke luar negeri. Ini bentuk bahwa Uniba Madura benar-benar serius dalam mencetak SDM unggul dan kompetitif,” tegasnya.

Sementara Ketua Yayasan Qudsiyah Bahaudin Mudhary, Prof. Achsanul bersyukur wisuda perdana Uniba Madura berjalan lancar. Kegiatan wisuda itu bagian dari upaya memperbaiki indeks pembangunan manusia di Madura.

“Ini bagian dari komitmen Uniba Madura untuk memperbaiki kualitas indeks pembangunan manusia yang orang mengatakan di Madura paling rendah,” tegasnya kepada awak media.

Pria yang akrab disapa AQ itu menambahkan, dari 98 orang sarjana Uniba Madura diharapkan bisa bermanfaat dan mampu menjadi bagian perubahan sosial masyarakat di Madura. “Mudah-mudahan para sarjana kami menjadi bagian dari perubahan dan perkembangan sosial kemasyarakatan di Madura,” tuturnya.

Pria yang saat ini menjabat anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia itu menegaskan, usai mewisuda 98 sarjana pihaknya Uniba Madura juga memberikan sejumlah penghargaan kepada wisudawan. Dari mereka diantaranya empat orang mendapatkan beasiswa pendidikan di Charles University, Republik Ceko.

Selain itu keluarga besar Bahaudin Mudhary juga memberikan beasiswa pendidikan kepada delapan orang wisudawan. Mereka akan dibiayai melanjutkan pendidikan S2, nantinya setelah lulus wajib mengabdikan diri di Uniba Madura.

Bahkan, 20 orang wisudawan juga sudah langsung mendapatkan kerja dan akan menandatangani kontrak kerja. Mereka akan bekerja pada perusahaan di beberapa kota besar, mukai di Jakarta, Surabaya maupun Malang.

 

 

Reporter : Rd

Editor : Bahri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *