SUMENEP, Lacak.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep akhirnya secara resmi melantik 1002 Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu 2024, di Gedung Graha Adi Poday, jalan Trunojoyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Selasa (24/1/2023).
Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu 2024 di Sumenep resmi terbentuk, setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) melantik dan mengambil sumpah penyelenggara pemilu di tingkat Desa tersebut dengan Total 1002 PPS tersebar di 334 Desa dan Kelurahan.
Ketua Komisioner KPU Sumenep Rahbini dalam sambutannya menyampaikan, PPS yang dilantik merupakan orang pilihan yang dijaring melalui proses seleksi mulai administrasi, tes tulis, dan wawancara.
“PPS merupakan kepanjangan KPU yang memiliki tugas dan kewenangan untuk melaksanakan tahapan Pemilu ditingkat Desa,” paparnya.
Pihaknya meminta PPS yang baru dilantik supaya berkordinasi dengan seluruh stake holder di Desa dan Pengawas guna membangun sinergi demi suksesnya Pemilu 2024.
“Setelah dilantik para PPS segera mempersiapkan diri dalam rekruitmen Panitia Pendaftaran Pemilih (Pantarlih). Nantinya juga dibutuhkan sekitar 3.258 petugas pemutakhiran data. Banyaknya per-desa tergantung pada luas geografis desa masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep Ahmad Fauzi berpesan kepada PPS yang baru dilantik untuk bekerja profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku dalam menjalankan tugas dan kewenangannya di Pemilu 2024.
“PPS merupakan ujung tombak pelaksanaan Pemilu yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di desa. Jadi, kami meminta PPS yang baru dilantik juga melakukan sosialisasi dan edukasi politik kepada masyarakat guna meningkatkan partisipasi di Pemilu,” harapnya.
Reporter : Rd
Editor : Bahri








