Stok Sulit, Harga Garam Mendekati Rp. 5 Juta per ton

  • Whatsapp

SUMENEP, Lacak.co.id Memasuki musim kemarau di tahun 2023, harga garam lokal di tingkat petani semakin melambung tinggi. Saat ini, harga kristal emas tersebut tembus hingga Rp. 4 juta 800 ribu per ton.

Tingginya harga garam karena minimnya stok garam di sejumlah wilayah centa penghasil garam. Saat ini, stok garam di petani sulit dicari, sementara tahun ini masih belum berproduksi.

Bacaan Lainnya

”Sekarang ini cukup mahal, tapi barangnya yang justru tidak ada,” kata salah seorang petani asal Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kaliangget, Sumenep Abul Hayat, Selasa (2/5/2023).

Ia menuturkan, harga garam di tahun ini kecenderungannya terus mengalami kenaikan dari yang awalnya dibawah Rp. 1 juta. Lalu, terus berangsur naik hingga mendekati harga Rp. 5 juta per ton sekarang ini.

Kondisi kemarau basah di tahun 2022 menjadi pemicunya dimana hasil produksi garam tahun lalu anjlok karena petani gagal produksi akibat cuaca yang tidak mendukung. Menurutnya, stok di 2021 memang cukup melimpah karena saat itu harga garam murah hingga petani memilih menyimpannya hingga akhir 2022, namun saat itu stok tersebut nyaris habis.

”2022 kemarin hampir tidak berproduksi, kalaupun ada hanya sedikit dan sisa tahun 2021. Dan saat ini sudah habis,” katanya.

Abul Hayat yang juga Ketua Forum Komunikasi Petani Garam Madura (FKPGM) ini mengemukakan, saat ini, dirinya bersama petani lainnya mulai melakukan pembenahan tambak garam untuk kegiatan produksi musim kemarau tahun ini.Pihaknya bersama kondisi cuaca tahun ini normal, sehingga dapat mendukung terhadap proses produksi garam.

 

 

 

Penulis Oong

Editor : Bahri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *