Gelar Rapat Paripurna Hasil Reses III, Infrastruktur Jalan Pedesaan Jadi PR DPRD Sumenep

  • Whatsapp

SUMENEP, Lacak.co.id Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar rapat paripurna atas Penyampaian Laporan Hasil Reses III (Serap Aspirasi), Jum’at (12/05/2023).

Acara yang digelar di Ruang Graha Paripurna DPRD Sumenep, dan diikuti oleh tujuh fraksi partai politik yang ada di DPRD Sumenep.

Bacaan Lainnya

Dari ketujuh fraksi yang mengikuti rapat paripurna tersebut menyampaikan pandangan umum (PU) yang diwakili oleh juru bicara masing-masing. Ketujuh fraksi tersebut adalah Fraksi Nasdem Hanura Sejahtera, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PKB, Fraksi PAN, Fraksi PPP, Fraksi PDI-P, dan Fraksi Gerindra.

Satu dari sekian banyak persoalan yang paling banyak menjadi keluhan di masayarakat masih berkaitan dengan rusaknya infrastruktur jalan, terutama di wilayah pedesaan.

Melalui juru bicaranya (jubir), Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Sumenep Jubriyanto menyampaikan 2 laporan pada Reses III tersebut yang ternyata tidak jauh berbeda dengan fraksi lainnya. Salah satunya yakni perbaikan dan pemeliharaan jalan terutama di wilayah desa.

“Jalan poros Desa Lebeng Timur menuju Desa Pasongsongan, jalan berlubang antara Desa Matanair dengan Desa Rubaru dan Jalan dari pertigaan Andulang sampai pertigaan Longos rusak parah,” katanya dalam laporannya.

Dari laporan di bidang infrastruktur itu, Jubriyanto berharap kepada pemerintah daerah (Pemda) agar para organisasi perangkat daerah (OPD) lebih jeli lagi untuk memberikan solusi atas persoalan tersebut.

Menurutnya, hal itu menjadi perhatian instansi yang berwenang untuk mengatasi masalah tersebut dan bisa menjadi stimulus untuk terus berkomitmen memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat di Kabupaten Sumenep.

Selain itu, menurutnya keluhan yang terjadi di bidang pertanian, yaitu kelangkaan pupuk dan pembinaan rumput laut sebagai salah satu sektor usaha perekonomian masyarakat Kabupaten Sumenep yang juga kurang mendapatkan perhatian.

“Pada dasarnya hingga sampai ini pupuk masih susah didapatkan oleh kalangan petani, juga pembinaan rumput laut selama ini kurang perhatian, kepada dinas terkait kiranya menjadi perhatian khusus” lanjutnya.

Dari kasus kelangkaan pupuk itu, jubir Fraksi Gerindra menyampaikan agar tidak hanya melakukan sidak dan semacamnya, tapi pemerintah juga harus mencari solusi bagaimana pupuk itu tersalurkan tepat sasaran kepada patani yang ada di Kabupaten Sumenep.

Melalui momentum reses itu, pihaknya berharap agar terus berkiprah dalam mengemban misi mulia mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat Kabupaten Sumenep dan pihak Pemda dapat segera mengatasi persoalan-persoalan demi Sumenep yang lebih baik.

“Kami berharap ada langkah kongkrit dari pihak Pemkab untuk mengatasi kelangkaan pupuk yang menjadi persoalan serius,” harapnya.

 

 

 

Penulis : Lis
Editor : Bahri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *