SUMENEP, Lacak.co.id – Sebanyak 55 Jemaah haji asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikategorikan berisiko tinggi atau risti, Rabu (24/5/2023).
Namun, meski begitu pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep setempat memastikan mereka masih memenuhi kategori istitha’ah dalam aspek kesehatan.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Sumenep Abdul. Wasid mengatakan, berdasarkan data dari dinas kesehatan ada 55 orang calon jamaah haji yang memiliki resiko kesehatan tinggi, namun layak diberangkatkan.
“Mereka layak berangkat dan sudah di nyatakan istitha’ah secara kesehatan oleh dinas kesehatan, semua jamaah haji yang akan diberangkatkan pasti sudah melakukan tes kesehatan termasuk pemberian vaksin meningitis dan vaksin covid,” kata Abdul. Wasid.
Abdul. Wasid mengaku pihaknya sudah menyiapkan tenaga medis untuk memantau kesehatan seluruh jemaah haji, termasuk yang kategori risti.
“Setiap kloter setidaknya ada tiga tenaga kesehatan yang akan siaga melayani jemaah haji khususnya di bidang kesehatan. Tiga tenaga kesehatan satu dokter dan dua paramedis yang dibantu oleh PHD (petugas haji daerah),” katanya.
Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Sumenep reguler yang pasti berangkat sebanyak 686 jamaah dengan dibagi dua kloter, yakni kloter 7 dan 8.
“Total keseluruhan ditunggu saja, karena masih ada cadangan. Jamaah reguler yang pasti berangkat ada 445 dan 241 jamaah yang akan berangkat,” jelasnya.
Penulis : Oong
Editor : Bahri









