SUMENEP, Lacak.co.id – Harapan warga Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, Sumenep, Madura, Jawa Timur untuk menikmati listrik secara normal belum terwujud. Warga mempertanyakan keseriusan Pemkab dalam menyelesaikan program kelistrikan.
”Kami setiap tahun, hanya diberi harapan palsu. Awalnya 2019 sudah menyala, ternyata belum beroperasi. Kemudian, 2020 juga ditarget sudah bisa dinikmati, bahkan 2021 juga demikian. Tapi, sampai sekarang masih belum,” ungkap Syaiful Puja, salah seorang tokoh pemuda Pulau Gili Raja, Selasa (25/1/2022).
Ia mengungkapkan, beberapa infrastruktur dan sarana pendukung Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sebenarnya sudah selesai. Bahkan, Memorandum of Undestanding atau perjanjian kerjasama mengenai pengelolaannya dengan PLN ditandatangani per Oktober 2021 lalu. Namun, sejauh ini, pemasangan jaringan ke rumah-rumah warga belum ada, bahkan sosialisasinya belum dilakukan.
”Waktu itu, ketika penyerahan Sertifikat Layak Operasi (SLO) dari Pemkab ke PLN disebut menjadi kado manis bagi warga Pulau Gili Raja, nyatanya sampai sekarang hanya isapan jempol belaka,” ucapnya menyesalkan.
Pihaknya meminta Pemkab tidak lepas tangan dengan mendorong PLN untuk secepatnya mengoperasikan PLTD. Hal itu dilakukan supaya harapan warga terhadap listrik normal 24 jam bisa dinikmati warga empat Desa di Pulau Gili Raja.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi dan Kerjasama Desa Dinas Pemberdayaan Masyarajat dan Desa Sumenep, Fadholi menerangkan, secara tekhnis operasional PLTD Pulau Gili Raja ditangani PLN. Namun, Pemkab terus berkordinasi dengan perusahaan negara tersebut terkait operasionalnya.
”MOU tentang pengelolaannya sudah dilakukan. Tinggal, operasionalnya, hanya untuk menuju itu perlu persiapan.” ujarnya.
Fadhali menambahkan, PLN sudah melakukan uji beban PLTD dan jaringan listrik Gili Raja untuk memastikan kekuatannya. Hasilnya dinyatakan sudah siap karena tidak ada kendala berarti dalam kegiatan uji beban tersebut. ”Diperkirakan tiga bulan lagi sudah bisa menyala,” pungkasnya. (Rd/Bahri).









