Plafon Ambruk, Legislator Tuding Direktur RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep Lalai

  • Whatsapp

SUMENEP, Lacak.co.id Komisi IV DPRD Sumenep Samiudin angkat bicara terkait ambruknya plafon RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Rabu (09/02/2022) kemarin.

“Pertama kami bersyukur tidak ada korban dalam kejadian itu, ruangan itu bukan ruangan kosong, ada 17 pasien yang ada di dalamnya,” kata Samiudin, Minggu (13/02/2022).

Ruang RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep yang ambruk plafonnya

Menurut Samiudin, kejadian itu harus menjadi persoalan serius bagi RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep, karena sangat membahayakan bagi para pasien.

“Ini harus menjadi persoalan serius bagi direktur rumah sakit, karena menyangkut keselamatan pasien,” ujarnya.

Politisi PKB itu, menuding pihak Direktur kurang malakukan pengawasan (lalai) terhadap kondisi bangunan RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep.

“Membangun itu gampang, memelihara itu yang sangat sulit. Jadi, kalau membangun pemeliharaan itu harus skala berkala. Ini kenapa ambruk, karena kurang pemeliharaan,” tudingnya.

Pihaknya berharap kejadian itu jangan sampai terulang kembali. Bangunan yang tidak terpelihara segera dipelihara dan difungsikan sebagaimana mestinya.

“Ini pelajaran jangan sampai terulang kembali. Banyak bangunan rumah sakit yang sudah tidak terpelihara, banyak yang tidak teratasi, contoh bekas ruang operasi, ini sekarang tidak terpelihara. Jadi, banyak bangunan yang tidak beralokadaya itu harus menjadi perhatian yang serius kedepan,” ujarnya.

Selain itu Samiudin meminta Pemerintah Daerah secepatnya bangunan yang ambruk segera diperbaiki.

“Yang ambruk harus segera dibangun, Pemerintah Daerah harus ada anggaran bagi rumah sakit. Anggaplah ini merupakan suatu kelalaian, saya tidak tahu persis, tapi mungkin karena anggaran pemeliharaan rutin itu tidak ada, tapi kalau yang namanya pelayanan ini perlu diperhatikan dan harus kedepan ada anggaran rutin untuk biaya pemeliharaan,” tegasnya.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur kota Kabupaten Sumenep menyebabkan plafon ruangan rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H Moh. Anwar ambruk, Rabu (9/02/2022).

Atas kejadian tersebut mengakibatkan
sebanyak 17 orang pasien dievakuasi. Beruntung dari 17 pasien tersebut, empat pasien terdiri dari anak-anak, dan 13 orang pasien terdirin orang dewasa langsung menyelamatkan diri saat kejadian. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian tersebut. (Rd/Ari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *