Keberadaan Unit Depo Farmasi Rawat Jalan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diapresiasi Masyarakat

  • Whatsapp

SUMENEP,Lacak.co.id Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus mendapat respon positif dari masyarakat.

Salah satunya keberadaan Unit Depo Farmasi Rawat Jalan yang membuat masyarakat tidak perlu lama-lama mengantri menunggu obat.

Bacaan Lainnya

“Unit Depo Farmasi ini bagus, cepat dan tidak perlu menunggu lama dalam mengambil obat,” kata Suaidah, Warga Pragaan, Rabu (03/06/2026).

Lebih lanjut Suaidah mengatakan, dulunya saat mau mengambil obat antrinya terlalu lama, hampir satu jam, dan membuat jenuh menunggu lama-lama.

“Kalau dulu mas, lama banget menunggu obat. Sehingga menjenuhkan mas,” katanya.

Hal senada disampaikan Ahmad Warid, warga Talango Sumenep, bahwa keberadaan Unit Depo Farmasi sangat mempercepat pelayanan.

“Dengan adanya Unit Depo Farmasi ini pelayanan semakin cepat mas, ini sangat bagus. Karena kalau sampai menunggu lama-lama biasanya keluarga pasien males dan jenuh,” ujarnya.

Sementara Direktur RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati, M. Kes, mengatakan pihaknya terus berbenah dan menunjukkan langkah progresif dalam menghadirkan layanan kesehatan yang humanis, responsif, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Ini sebagai bukti keseriusan kami dalam melayani masyarakat. Sejumlah inovasi layanan yang dihadirkan. Salah satunya adalah penambahan unit depo farmasi rawat jalan, guna mengurai antrean panjang yang kerap dikeluhkan pasien,” ujarnya.

Lebih lanjut Erliyati menjelaskan bahwa saat ini, RSUD menyediakan dua titik layanan farmasi masing-masing di area atas dan bawah rumah sakit untuk mempercepat proses pengambilan obat.

“Penambahan ini adalah bentuk nyata komitmen kami merespons langsung masukan dari masyarakat. Kami ingin menciptakan pelayanan yang cepat dan efisien,” ujarnya.

Tidak hanya pada aspek medis, manajemen rumah sakit juga memperhatikan kenyamanan keluarga pasien. RSUD kini menyediakan dua ruang tunggu keluarga yang dirancang ramah budaya dan bernuansa kekeluargaan, sesuai dengan nilai-nilai masyarakat Sumenep.

“Desain ruang tunggu ini kami sesuaikan dengan kultur lokal yang menjunjung tinggi kebersamaan. Fasilitas ini kami hadirkan agar keluarga pasien punya tempat yang nyaman dan representatif. Jadi, tidak perlu menunggu di pagar pagar,” ujarnya.

 

Penulis: Liel
Editor: Bahri

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *