Tim Gabungan Wahid Foundation Gus Dur Untuk Kemanusiaan Bantu Warga Terdampak Gempa di Cianjur

  • Whatsapp

NASIONAL, Lacak.co.id Berdasarkan unggahan akun Facebook Blog Pribadi Yenny Wahid tiga hari setelah gempa, Tim gabungan Wahid Foundation, Gus Dur untuk kemanusiaan pergi ke Cianjur untuk membantu warga terdampak gempa.

Hasil pantauan Tim Wahid Foundation Gus Dur Untuk Kemanusiaan ternyata masih banyak daerah yang tidak terjangkau bantuan sama sekali.

Warganya kelaparan dan masih ada beberapa yang masih terluka. Mereka tinggal di tenda-tenda darurat karena enggan meninggalkan rumahnya, walaupun rumahnya sudah hancur berantakan.

“Tim gabungan Wahid Gus Dur untuk kemanusiaan pergi ke Cianjur untuk membantu warga terdampak gempa, ternyata masih banyak daerah yang tidak terjangkau bantuan sama sekali. Warganya kelaparan, dan sebagian masih ada yang terluka. Mereka tinggal di tenda-tenda darurat karena enggan meninggalkan rumahnya. Walaupun sudah hancur berantakan,” kata Yenny Wahid dalam unggahan videonya.

Mayoritas mereka kemudian membuat tenda di depan halaman rumahnya, karena mereka masih trauma dan takut terjadi gempa susulan. Dengan segala keterbatasan tersebut, Anak-anak banyak yang sakit dan hampir rata-rata kedinginan karena tidak ada selimut.

“Jadi, mereka memasang tenda dari terpal dan plastik seadanya dihalaman rumah. Anak-anak banyak yang sakit, dan hampir rata-rata kedinginan karena tidak ada selimut,” ujar Yenny dalam video.

Pihaknya saat meninjau beberapa perkampungan yang terdampak parah, akses ke beberapa desa sangat sulit karena jalannya tidak bisa dilalui mobil.

“Akses ke beberapa desa sangat sulit karena jalannya tidak bisa dilalui mobil. Kami sempat bertemu dengan kepala desa yang mencari singkong untuk makan warganya. Tim gabungan Wahid harus naik motor dan berjalan kaki untuk mengangkut bantuan-bantuan keatas. Karena truk pengangkut barang kami tidak bisa naik dan tertahan di kaki bukit,” ujarnya.

Selain bertemu dengan kepala desa pihaknya juga bertemu dengan seorang bidan yang kliniknya hancur yang lantas beliau berinisiatif membantu warga denga berkeliling menggunakan mobilnya sebagai klinik darurat, sayangnya obat – obatan sangat terbatas dan habis.

“Kami juga bertemu Bidan Yuli yang Kliniknya hancur, dia lantas berkeliling untuk membantu warga dengan menggunakan mobil. Sayangnya obat-obatan habis, sehingga dia harus menjahit luka tanpa obat bius,” paparnya.

“Tim Dokter dibawah Dokter Anas Ahmad, bahkan membantu persalinan warga ditempat. Saat ini beberapa bantuan mendesak yang dibutuhkan masyarakat adalah bahan makanan, alas tidur, lampu, selimut, air bersih, perlengkapan ibadah, pastinya obat-obatan dan peralatan medis, juga alat sanitasi,” ujarnya.

“Semoga beberapa bantuan yang kami berikan seperti tenda, alas tidur, selimut, vitamin, diapers, makanan instan, beras dan lain – lain dapat membantu dan meringankan para korban,” harapnya.

 

 

 

 

Reporter : Berita Ini diambil dari akun Blog Pribadi Yenny Wahid
Editor : Bahri
Foto : Diambil dari Blog Pribadi Yenny Wahid

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *