Lacak.co.id – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Pragaan menyelenggarakan Seminar Keguruan sebagai rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-102 Nahdlatul Ulama.
Bertemakan “Transformasi Pendidikan Inovasi Guru Untuk Generasi Emas” Seminar Keguruan PAC Pergunu Pragaan ini berlangsung pada Minggu (9/2/2025), bertempat di Aula Lembaga SMP Islam Terpadu Al-Imron Jl. Cempaka Putih No. 4 Pakamban Laok.
Sekretaris PC PERGUNU Sumenep, Amir Syarifuddin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PAC Pergunu Pragaan yang terus serta mendukung meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, dalam hal ini yakni para guru.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PAC Pergunu Pragaan yang terus mengembankan dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) para guru NU tentunya keberlangsungan penguatan terus ditingkatan untuk memacu semangat mencari ilmu pengetahuan bagi para guru,” paparnya.
“Dengan menjunjung tema keguruan, kami sangat mengapresiasi, karena ini menjadi modal utama bagaimana guru NU mampu berkembang dan beradaptasi dengan tantangan zaman sehingga kebutuhan ilmu pendidikan selalu dikembangkan dan ditingkatkan. Sehingga di sini Pergunu hadir dalam mengajak serta membantu para guru untuk meningkatkan kualitasnya,” ujar Amir Syarifuddin, dalam sambutannya.
Ketua Tanfidziyah MWCNU Pragaan Hambali yang turut hadir secara langsung dalam pembukaan kegiatan ini menyampaikan ajakan para guru Nahdlatul Ulama untuk senantiasa menjadikan teladan para ulama, masyayikh, dan kiai dalam membina dan mengarahkan anak didik.
“Hal ini agar generasi mendatang dapat menjadi kebanggaan bagi orang tua, guru dan masyarakat,” paparnya.

Sementara Ketua Ketua PAC Pergunu Pragaan Rahmatullah menyampaikan Seminar Keguruan dengan semangat swadaya ini, bertujuan untuk mendorong para guru update kualitas pengetahuan guru NU.
“Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dari unsur guru TK/RA, MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA/SMK dalam naungan lembaga pendidikan Nahdlatul Ulama di Kecamatan Pragaan,” kata Rahmatullah.
Penulis: Liel
Editor: Bahri









