Wabup Imam Hasyim Lepas Kontingen POPDA XV Jatim 2026, Pesan Atlet Jaga Nama Baik Sumenep

SUMENEP,Lacak.co.id – Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., melepas kontingen Kabupaten Sumenep yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026. Ia berpesan agar seluruh atlet, pelatih, dan ofisial menjaga nama baik daerah serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti kompetisi.

Pelepasan kontingen tersebut berlangsung dalam apel gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Minggu (25/10/2026). Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra, para staf ahli bupati, asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat, serta aparatur sipil negara (ASN).

Bacaan Lainnya

Dalam apel tersebut, Imam Hasyim bertindak sebagai inspektur apel, sedangkan Kepala DPMPSTP Sumenep, Heru Santoso, bertugas sebagai pemimpin apel. Prosesi pelepasan ditandai dengan pemasangan jaket kepada atlet, pelatih, dan ofisial, serta penyerahan bendera kontingen yang didampingi Sekda Agus Dwi Saputra dan Kepala Disbudparpora Sumenep, Faruk Hanafi.

Dalam sambutannya, Imam Hasyim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan kontingen Kabupaten Sumenep untuk mengikuti POPDA XV Jawa Timur 2026. Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang olahraga pelajar tersebut menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan pembinaan sekaligus mengembangkan potensi atlet daerah.

Ia berharap POPDA dapat menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta meraih prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Sumenep.

“POPDA ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan pembinaan olahraga di Kabupaten Sumenep. Kita ingin melihat potensi para pelajar berkembang melalui kompetisi, sehingga ke depan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Imam Hasyim.

Ia menegaskan, keberhasilan dalam POPDA tidak semata-mata diukur dari kemenangan, tetapi juga dari proses pembelajaran, pembentukan mental bertanding, dan kemampuan para atlet menghadapi persaingan secara sportif.

Pengalaman selama mengikuti kompetisi tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi atlet pelajar untuk melangkah ke kejuaraan dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.

“Saya berharap dari POPDA ini lahir atlet-atlet potensial yang mampu berkembang dan berprestasi, tidak hanya di tingkat Jawa Timur, tetapi juga nasional hingga internasional. Karena itu, pembinaan harus terus diperkuat agar kemampuan mereka dapat berkembang secara berkelanjutan,” katanya.

Selain mendorong peningkatan prestasi, Imam Hasyim secara khusus menitipkan nama baik Kabupaten Sumenep kepada seluruh anggota kontingen. Ia mengingatkan bahwa perilaku dan sikap para peserta selama mengikuti pertandingan turut mencerminkan karakter serta identitas daerah yang mereka wakili.

Karena itu, para atlet, pelatih, dan ofisial diminta menjaga kedisiplinan, kekompakan, serta tanggung jawab. Mereka juga diharapkan selalu menghormati sesama atlet, lawan tanding, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kompetisi.

“Untuk seluruh atlet, pelatih, dan ofisial, saya berpesan agar senantiasa menjaga nama baik Kabupaten Sumenep. Berjuanglah secara maksimal, junjung tinggi sportivitas, jaga disiplin dan kekompakan, serta tunjukkan sikap yang baik selama mengikuti POPDA,” tegasnya.

Imam Hasyim juga mengajak masyarakat Kabupaten Sumenep untuk memberikan dukungan dan doa bagi kontingen yang akan bertanding. Menurutnya, dukungan masyarakat dapat menjadi tambahan motivasi bagi para atlet untuk tampil optimal dan mengharumkan nama daerah.

Pemkab Sumenep berharap keikutsertaan dalam POPDA XV Jawa Timur 2026 dapat memperkuat pembinaan olahraga pelajar sekaligus menjadi sarana menjaring bibit-bibit atlet potensial.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan, dukungan berbagai pihak, serta semangat juang para atlet, Kabupaten Sumenep diharapkan mampu meningkatkan prestasi olahraga pelajar dan melahirkan atlet-atlet unggulan yang dapat bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *