SUMENEP, Lacak.co.id – Kemarau panjang yang berlangsung sekitar empat bulan membuat warga Desa Langsar, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengalami krisis air bersih.
Kondisi tersebut memaksa warga membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Air yang dibeli digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak, mandi hingga memenuhi kebutuhan minum ternak.
Kondisi semakin sulit karena sejumlah wilayah di Desa Langsar tidak memiliki sumber mata air yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Sumenep menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Langsar, Senin (5/10/2026).
Ketua BAZNAS Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang terdampak krisis air bersih akibat kemarau panjang.
“BAZNAS Jawa Timur bersama BAZNAS Sumenep hadir di tengah masyarakat yang mengalami krisis air bersih. Salah satunya di Desa Langsar, Kecamatan Saronggi, Sumenep, dengan memberikan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga,” kata Ahmad Rahman.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang selama beberapa bulan harus mengeluarkan biaya untuk membeli air.
Warga penerima bantuan juga telah menyiapkan tempat penampungan air di rumah masing-masing. Penampungan tersebut digunakan untuk menyimpan air agar dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan selama beberapa hari.
Ketersediaan tempat penampungan menjadi penting karena sebagian wilayah Desa Langsar tidak memiliki sumber mata air yang dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ketua RT 013/RW 06 Desa Langsar, Masdarun, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Sumenep atas bantuan air bersih yang diberikan kepada warga.
“Kami sebagai Ketua RT sangat berterima kasih atas bantuan air bersih dari BAZNAS. Bantuan ini sangat membantu warga yang selama ini kesulitan mendapatkan air,” ujar Masdarun.
Penyaluran bantuan air bersih tersebut juga dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep. Dalam kegiatan itu hadir Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, BPBD Kabupaten Sumenep, Dinas Sosial, serta jajaran Kodim 0827/Sumenep.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meringankan beban warga Desa Langsar yang terdampak kekeringan selama musim kemarau. (*)








